This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 04 Juni 2014

Cerita Bahasa Inggris "The Thief Genie and Aladdin's Lamp"

cerita bahasa inggris,dongeng bahasa inggris
Cerita Bahasa Inggris The Thief Genie and Aladdin's Lamp - Masih ingat dengan cerita bahasa Inggris pada artikel yang dulu tentang Abu Nawas dan Menteri King Aaron yang terkenal yaitu Minister Abeydron ? Lagi-lagi si Menteri ini membuat Abu Nawas berurusan kembali sama sang Raja dalam dongeng bahasa Inggris kali ini. Namun karena kecerdikan Sang Abu, Abeydron berhasil dipermalukan lagi di depan Sang Raja.

Baca lagi : Cerita Dongeng Bahasa Inggris

Nah, kira-kira ceritanya bagaimana silahkan disimak sendiri ya versi bahasa Inggrisnya berikut ini. O ya nanti kalau sudah dibaca, kalau tidak keberatan bisa menceritakan kembali dengan bahasa sendiri sesingkat mungkin di halaman komentar atau setidaknya memberikan nilai atau pesan moral yang bisa diambil dari cerita berikut, tentunya harus pakai bahasa Inggris ya ? walau hanya 1 atau 2 kalimat ! kalau tidak, tidak akan dipublish komentarnya oleh Bang Min. Maklum Bang Min lagi sedikit egois :) Oke langsung saja disimak ceritanya.

-------------------------------------------------
One morning Abeydron told everybody he met that by then Abunawas had a GENIE. He asked them to keep their money as carefully as possible because the genie could secretly and easily take their money.

The rumour spread quickly. For about a week Abunawas tried to find out the SLANDERER. He smiled when he knew that it was Abeydron.

He took an old lamp out of his store room. He blew the dust off and then walked to the living room. He PRETENDED to have an Aladin's lamp. Whenever there was someone passing by his house, he rubbed the lamp gently in the living room. Then he dropped some coins.

Soon, the new story about the Aladin's lamp SPREAD widely. Abeydron heard this story. At first he did not believe it. Day by day more and more people talked about the Aladin's lamp. Abeydron who got more curious tried to find out the truth by visiting Abunawas himself.

In fact, the king also heard the news. He was also very interested in the news. He tried to SUMMON Abunawas to the palace. But the king's messengers always came back with no result. They said that Abunawas was not at home or he was very busy with his guests who wanted to see the magic lamp. So, the king decided to go to Abunawas' house himself.

One morning Minister Abydron walked alone to Abunawas' house. He wanted to arrive at Abunawas' house before other people did. By doing so, he could persuade Abunawas to let him rub the Aladin's lamp.

"I heard that you have Aladin's lamp. Is that true ?" asked Abeydron as soon as he met Abunawas at his house.
Abunawas smiled and answered, "Yes, I found it several weeks ago."
"People said that when you rub it three times, you will get whatever you want."
Abunawas smiled again, "You are right."
"Can I see the lamp ?" asked Abeydron.
"Yes, of course," answered Abunawas. He stood up and walked into a room. A moment later he appeared with an old lamp on his right hand.

Abeydron rose from his seat and extended his hands to take the lamp. But Abunawas quickly hid the lamp behind his back. "No, nobody can touch this lamp," he said.
Abeydron looked at the lamp. His eyes were widely open. He looked very much interested in it. "Will you let me touch it, Abu ? I'll give you a lot of money," he begged.

"No. If you touch or rub it, you'll get a lot more than that you'll give me," said Abunawas. "Anyway, I'll let you touch this lamp if you do what I tell you."
"What should I do ?" asked Abeydron.
"Don't tell anybody that you touch the lamp. Otherwise, the genie will get angry with me. If anybody comes, you have to hide yourself. Okay ?" explained Abunawas.

Abeydron nodded his head in agreement. Abunawas handed the lamp to Abeydron. At the moment they heard footsteps approaching. They both looked outside.
"Quick, slip under the table!" said Abunawas to Abeydron.
Abeydron hid under the table with the old lamp in his hands. A moment later the king entered the house.
"Abu, I heard two interesting stories about you," said the king.
"What are they, your Majesty ?"
"First, people say that you have a genie that steals people's money. Second, they say that you have Aladin's lamp. Which one is right ?" asked the king.
"Your Majesty, actually no one is right."
"But, the rumours have spread widely all over the country !"
"I've been slandered, your Majesty," answered Abunawas smilingly.
"Why do you smile, Abu ?" asked the king.
"As A MATTER OF FACT, I have the lamp and may be the genie !" answered Abunawas Quickly.
"What do you mean ?" King Aaron looked confused.

Abunawas pulled up the TABLE CLOTH. King Aaron saw Abeydron, with a lamp, hiding under the table.
"These are the genie and the lamp, your Majesty," answered Abunawas smilingly.
"That's Abeydron, Abu !" said King Aaron.
"Yes, your Majesty. He is the person who made the false story about me. He told people that I have a thief genie. Then I made another story about the Aladin's lamp to trip him," Abunawas explained.

King Aaron laughed at the poor minister. Abeydron was so IRRITATED to learn that he was trapped by Abunawas. He came out from his hiding place and dropped the lamp to the floor. The other four men laughed at him.

Lucu ya soB cerita bahasa Inggris di atas ? xixixi

Kosa kata :
Genie : Jin
Slanderer : orang yang menyebarkan fitnah
Pretended : Berpura-pura
Spread : Menyebar
Summon = call : memanggil
Nodded : mengangguk
As a matter of fact = actually = in fact = truly : sebenarnya
Rub : menggosok
Irritated : jengkel
A moment later : tidak lama kemudian
Table cloth : taplak meja soB

Senin, 02 Juni 2014

Cara Tidak Mudah Mendorong Pembaca Belajar Bahasa Inggris di Blog Ini

cara mudah belajar bahasa inggris
Cara Tidak Mudah Mendorong Pembaca Belajar Bahasa Inggris di Blog Ini - Entah kenapa akhir-akhir ini saya mulai berpikir untuk menjadikan blog saya ini benar-benar menjadi media cara mudah belajar bahasa Inggris online layaknya forum bahasa Inggris di facebook yang banyak sekali membernya termasuk saya sendiri yang juga ikut bergabung di dalamnya, dimana saya lihat hampir 99% dari mereka sangat antusias bahkan bisa saya bilang sangat aktif sekali dalam berkomentar dan berdiskusi menggunakan bahasa Inggris. Tidak hanya satu atau dua forum yang saya jumpai, namun ada banyak sekali forum belajar bahasa Inggris yang serupa dan semuanya juga sangat ramai partisipantnya. Dari beberapa anggota banyak yang berbagi seputar pembelajaran bahasa Inggris, bertanya tapi tidak jarang juga yang hanya sekedar curhat layaknya di facebook, namun masih tetap dalam koridor menggunakan bahasa asing ini.

Cara belajar bahasa Inggris yang seperti ini saya anggap cukup mudah dan menyenangkan daripada bengong dan tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa kita. Hal ini juga yang menginspirasi saya untuk menjadikan blog ini kedepannya mempunyai fungsi yang hampir sama dengan forum bahasa Inggris layaknya di fb. Bagaimana caranya ? tentu saja hanya sekedar melalui halaman komentar yang tersemat pada setiap posting artikel yang ada.

Baca juga : Belajar Bahasa Inggris di English Forum

Awalnya, saya iseng-iseng mereview komentar yang ada di blog ini. Dari sekitar 2600 komentar yang terbit, ternyata hampir 99,99% menurut saya tidak cukup (sorry) bermanfaat dan kesemuanya menggunakan bahasa Indonesia, yang bertanya ataupun memberikan saran dan pembenaran seputar pembelajaran bahasa Inggrispun hanya beberapa, bahkan kalau boleh saya bilang hanya ada 1 orang komentator aktif di blog ini yang menggunakan bahasa Inggris ketika menuliskan komentar. Beliau juga yang sempat membuat saya berpikir, kenapa saya tidak memanfaatkan comment page di blog ini untuk mendorong pembaca secara aktif berkomentar menggunakan bahasa Inggris. Kenapa saya tidak mensetting notifikasi tata cara berkomentar dengan settingan ENGLISH AREA, ONLY COMMENTS IN ENGLISH WILL BE PUBLISHED. (ha3x)

Yang menjadi pemikiran saya, apakah cara ini cukup efektif dengan banyaknya kemungkinan resiko yang mungkin akan dialami oleh blog saya ini mulai dari berkurangnya jumlah komentator yang mungkin berpengaruh juga dari segi SEO friendly (katanya) atau bahkan sampai dicomplain oleh blogwalker lain karena tidak bisa meninggalkan jejak balik di blog ini. Dari segi tampilan comment page mungkin kedepannya saya akan sedikit edit template agar terdapat fasilitas tautan reply.

Pemikiran saya yang kedua ini mungkin agak sedikit berat diwujudkan yaitu apakah blog saya ini bisa bersaing di serp google sekiranya bisa masuk halaman pertama dengan berbagai macam keyword. Kalau tidak, saya tidak berharap banyak blog ini bisa berfungsi baik layaknya English forum di facebook. Namun demikian tidak ada salahnya saya mencoba siapa tahu dari yang kecil bisa menjadi besar dan semoga kedepannya blog ini bisa benar-benar memberikan yang terbaik, alternatif cara mudah belajar bahasa Inggris bagi pembaca, khususnya yang mempelajari bahasa Inggris.

Cara Tidak Mudah Mendorong Pembaca Belajar Bahasa Inggris di Blog Ini ? Semoga Saja Tidak :)

Minggu, 01 Juni 2014

Panduan Mudah Penggunaan Passive Voice Dalam Bahasa Inggris

panduan mudah penggunaan passive voice bahasa inggris
Mungkin sobat sekalian bertanya-tanya apa sih maksudnya panduan mudah penggunaan passive voice ? Dalam belajar bahasa Inggris baik itu di sekolah atau di tempat kursus materi yang satu ini pasti tidak akan terlewatkan begitu saja karena memang sudah seharusnya diketahui dan dikuasai dengan baik oleh siswa dalam kaitannya dengan struktur dan penyusunan kalimat bahasa Inggris.

Tapi sobat sadari atau tidak kalimat pasif bahasa Inggris ini nantinya akan mudah terlupakan. Mudah terlupakan karena memang pada kenyataannya bentuk kalimat ini akan jarang digunakan baik itu dalam komunikasi lisan (speaking) ataupun dalam bentuk tertulis (writing). Namun sebaliknya, menurut saya pribadi mudah diingat kembali pembentukan pola kalimatnya karena rumusnya yang sederhana yaitu to be + verb-3

Baca kembali : Passive Voice dan Contoh Kalimatnya dalam Bahasa Inggris

Nah, karena alasan jarang digunakan itulah, tentunya sobat sekalian pasti bertanya kapan kita harus menggunakan passive voice. Berikut akan saya uraikan 4 alasan atau panduan mudah penggunaan passive voice dalam bahasa Inggris.

1) # Kalimat pasif bisa sobat gunakan jika bentuk kalimat ini dirasa lebih baik daripada kalimat aktif
Contoh :
Di Bawah Bendera Revolusi was written by Ir. Soekarno in about 1965. Kalimat pasif ini mungkin dirasa lebih baik dari pada kalimat aktifnya

2) # Bila subjek kalimat tidak terlalu penting untuk disebutkan maka kalimat pasif bisa sobat pergunakan
Contoh :
The snake has been killed (siapa yang membunuh ular itu tidaklah penting untuk disebutkan)
The cows have been sacrificed in a day of Eid (sapi-sapi itu telah dipotong dan siapa nama jagalnya tidaklah penting untuk disebutkan)
The machine has been damaged
Kalimat di atas mengindikasikan bahwa mesin itu rusak karena alasan-alasan teknis (karena sudah tua atau konsleting listrik misalnya)

3) # Passive voice digunakan jika pelaku atau subjek kalimat tidak diketahui
Contoh :
The store has been robbed several times.
Kalimat di atas menunjukkan bahwa pelaku perampokan toko itu belum tertangkap sehingga siapa pelakunya belum diketahui
The car has been burnt at night (siapa dan karena apa mobil itu dibakar tidaklah diketahui dengan jelas karena dilakukan pada malam hari)

4) # Digunakan jika pelaku atau subjek sudah dapat dipahami atau disebutkan sebelumnya
Contoh :
The tree fell on the billboard, and the billboard was damaged (pohon itu tumbang menimpa papan iklan, dan papan iklan itu rusak)
Tentu saja sudah dapat diketahui bahwa papan iklan itu rusak karena pohon yang tumbang.
Andi served his boss very well so he was trusted (Andi melayani bosnya dengan sangat baik jadi dia dipercaya) tentu saja by his boss

Demikian 4 alasan penggunaan passive voice dalam bahasa Inggris.

Jumat, 30 Mei 2014

Cara Mudah Membedakan Present Perfect dan Perfect Progressive

present perfect tense,present perfect continuous tense,perbedaan present perfect dan perfect continuous
Posting mengenai cara mudah membedakan present perfect dan perfect progressive ini sengaja ingin saya tulis meski kemarin sempat bingung dan ragu juga bagaimana cara membedakannya. Ide menulis topik yang satu ini timbul setelah kemarin membaca komentar dari salah satu pembaca blog belajar bahasa Inggris ini yang menanyakan apa perbedaan present perfect tense dan present perfect continuous atau yang lebih sering disebut sebagai perfect progressive. Mungkin jawaban yang saya berikan kemarin juga kurang memuaskan atau bahkan kurang tepat. Karena memang yang saya tahu waktu itu hanya sebatas itu saja.

Baca juga :Present Perfect Tense dan Contoh Kalimatnya

Ceritanya kemarin selain mencari referensi di buku saya juga browsing di internet ternyata perbedaan present perfect dengan perfect continuous ini di beberapa web juga menjadi bahan diskusi yang cukup membuat saya bingung dan tidak mendapatkan kepastian jawaban yang tepat. Itulah yang sempat membuat saya bimbang untuk menuliskannya disini. Namun demikian, kata orang bijak, merasa pintar boleh-boleh saja tapi tidak ada salahnya meminta masukan dari orang lain.

Nah, apa yang akan saya tulis disini mengenai bagaimana cara mudah bagi saya membedakan present perfect dan perfect continuous adalah berdasarkan sebatas pengalaman dan pengamatan pribadi. Jadi kalau ada di antara sobat sekalian yang punya pendapat atau lebih tahu mengenai masalah ini, mohon ditambahkan di halaman komentar.

Dari pengamatan, saya hanya menyimpulkan 3 hal. 2 diantaranya saya anggap patent.

Perbedaan yang pertama 

Jika baik itu present perfect tense ataupun perfect continuous tense digunakan tanpa menggunakan atau menyebutkan keterangan waktu yang spesifik (for...../since...), maka :

Present perfect tense menyatakan kegiatan yang telah usai 

I've learnt (kegiatan belajarnya telah usai dan kapan itu belajarnya tidaklah penting, entah itu sejam yang lalu, seminggu yang lalu atau bahkan setahun yang lalu)

Present perfect continuous tense menyatakan kegiatan yang sedang berlangsung baru-baru ini atau akhir-akhir ini

I've been learning (baru saja tadi mulai belajar dan masih berlangsung)

Persamaan yang kedua 

Jika kedua tenses di atas menggunakan keterangan waktu yang spesifik (for .../since ....), maka dengan kata kerja tertentu terutama (live, work, dan teach) tidak ada perbedaan arti di antara keduanya atau bisa dibilang sama.

I have lived here since 1989
I have been living here since 1989

He has taught at the same SMA for twenty years
He has been teaching at the same SMA for twenty years

Perbedaan yang ketiga 

Perbedaan yang terakhir ini perlu anda pahami dan cermati dengan baik, kalau perlu bisa anda berikan komentar karena menurut saya pribadi perbedaannya cukup slight. Dimana sebetulnya baik itu present perfect tense ataupun perfect progressive keduanya menggambarkan kegiatan yang dimulai pada waktu tertentu di masa silam dan berlanjut sampai sekarang. Keduanyapun menggunakan keterangan waktu yang spesifik yaitu (for ..../since ....). Perhatikan contoh berikut ini :

I have been sitting here since twelve o'clock (Right now, I am sitting at my desk)
Jadi saya duduk di kursi ini dimulai pukul 12. Sekarang pukul 14 dan saya masih sedang duduk di kursi yang sama.

We have studied math for two years (Memang sejak 2 tahun kemarin sampai sekarang pembicara dan teman-temannya masih menjalani study program Matermatika, tapi bukan berarti pada saat berbicara mereke sedang memegang pena dan buku di atas meja).

Silahkan ditarik kesimpulan sendiri ya ! dan saran saya sering-seringlah berlatih dengan mencoba menggunakannya dalam kalimat. Saya sendiri juga masih berlatih lho sampai sekarang .....

Ayo didiskusikan di halaman komentar !

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More